Sangihe Raya

Ratusan Kendaran Dinas di Sangihe Menunggak Pajak

“Sudah berapa kali kami mendatangi instansi tersebut, bahkan sudah menyurat. Memang ada yang dibayar tapi hanya satu persatu. Sedangkan tunggakannya sudah mencapai puluhan juta rupiah”

Yohanes Batara, Kepala BPPRD Provinsi Sulut di Tahuna

TAHUNA, beritanusantara.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe masuk dalam kategori tertinggi dalam hal menunggak pembayaran pajak kendaraan. Sebagai instansi pemerintah harus menjadi panutan, malahan memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat karena tidak taat membayar pajak.
Hal ini dibuktikan dengan adanya 360 unit kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang belum membayar pajak sejak tahun 2011.
Data Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Tahuna, kendaraan plat merah menunggak pajak sejak 2011 hingga 31 agustus 2017, tercatat ada 75 unit kendaraan roda empat dan 285 kendaraan roda dua. Total jika dirupiahkan sebesar Rp 57.217.700.
“Sebanyak 360 kendaraan plat merah, baik roda dua maupun roda empat yang belum bayar pajak. Dimana roda dua sebanyak 75 unit dengan total yang harus dibayar Rp 32.665.900 denda Rp 7.389.100 dan jumlah yang harus dibayar Rp 40.055.000. Sedangkan roda empat 285 unit dengan total 13.939.200 denda Rp 3.223.000 dan jumlah yang harus dibayar Rp 17.162.700,” ungkap Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sulut di Tahuna, Yohanes Batara, Selasa 12 September 2017.

BACA JUGA: 

Warga Diimbau Manfaatkan Amnesti Pajak Kendaraan Bermotor

Yohanes mengaku, pihaknya sudah beberapa kali mengkonfirmasi ke instansi terkait untuk membayar pajak kendaraan yang sudah menunggak tapi belum ada jawaban sama sekali.
“Sudah berapa kali kami mendatangi instansi tersebut, bahkan sudah menyurat. Memang ada yang dibayar tapi hanya satu persatu. Sedangkan tunggakannya sudah mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya.
Penerimaan dari pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sangihe, menurut Yohanes, sampai Agustus 2017, sudah mencapai 68 persen dari target Rp 7 miliar.
“Ini memang sudah capai target. Tetapi masih banyak yang belum memiliki kesadaran taat membayar pajak. Saya mengimbau pemerintah harus menjadi contoh dalam hal membayar pajak,” katanya.

Kontributor: Tentinus Sakendatu
Redaktur: Donny Turang

This post has already been read 257 times!

Tinggalkan Balasan