Militer Olahraga

Double Stick, Salah Satu Beladiri Prajurit Tentara

“Setiap prajurit yang ada di bawah Korem131/Santiago harus memiliki dan mahir dalam menggunakan double stick guna menjaga dan melindungi dari ancaman musuh yang secara tiba-tiba menyerang tanpa di ketahui oleh kita sendiri”

Letkol (Inf) Jubert Nixon Purnama, Dandim 1302/Minahasa

TONDANO, beritanusantara.id – Selasa 12 September 2017, usai melaksanakan aerobik para anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, lanjut dengan latihan double stick. Latihan beladiri double stick dilakukan secara perorangan maupun kelompok, agar mendapatkan hasil maksimal dan profesional.
“Penggunaan double stick sudah menjadi keharusan bagi prajurit Kodim 1302/Minahasa,” jelas Komandan Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Jubert Nixon Purnama.
Bela diri double stick ini, menurut Jubert, sudah merupakan perintah pimpinan Komandan Komando Resort (Danrem) 131/Santiago, Brigadir Jenderal (Brigjen), Sabar Simanjuntak.
“Setiap prajurit yang ada di bawah Korem131/Santiago harus memiliki dan mahir dalam menggunakan double stick guna menjaga dan melindungi dari ancaman musuh yang secara tiba-tiba menyerang tanpa di ketahui oleh kita sendiri,” ujarnya.

Penggunan double stick bagi prajurit, Jubert melanjutkan, merupakan tugas tambahan mereka yang ada di wilayah. Selain menjaga dan melindungi masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) juga menjadi mata dan telinga agar lebih profesiona dan proporsional. Sehingga dibekalilah mereka dengan bela diri double stick sebagai pelindung diri dari ancaman musuh yang menyerang tiba-tiba dengan maksud melukai.
Tampil sebagai pelatih double stick anggota Kodim 1302/Minahasa, Kopral Dua (Kopda) Irvin Monto yang memiliki kualifikasi Dan II Karate dan Yong Moodo. Aerobik dan latihan bela diri ini di bawah pengawasan Pasi Ops Kodim 1302/Minahasa, Letnan Satu (Lettu) Infanteri Sulistyo.
“Latihan bela diri ini dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni Selasa dan Kamis,” tambah Jubert.

Reporter: Rio Yanto
Redaktur: Donny Turang

This post has already been read 101 times!

Tinggalkan Balasan